Bank Nasional Georgia membeli emas fisik senilai $100 juta, demikian pengumuman bank sentral pada Rabu. Akuisisi ini membawa porsi emas moneter dalam cadangan internasional NBG menjadi 15,5%, dengan total cadangan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $7,0 miliar—114,8% dari metrik International Monetary Fund untuk Assessing Reserve Adequacy. Pembelian ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan cadangan internasional jangka panjang bank untuk mendiversifikasi cadangan resmi guna mengantisipasi risiko geopolitik dan tekanan inflasi. Permintaan emas bank sentral telah memberikan dukungan penting bagi emas selama reli, sementara pemain baru terus masuk ke pasar meski beberapa negara menghadapi tekanan inflasi yang kian meningkat dan krisis energi global.
Kepemilikan Emas NBG Mencapai 15,5% dari Cadangan Internasional
“Setelah akuisisi ini, porsi emas moneter dalam cadangan internasional NBG akan mencapai 15,5%. Tren naik cadangan internasional khususnya patut dicatat; sebagai hasilnya, total cadangan telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD 7,0 miliar, dengan volumenya setara dengan 114,8% dari metrik Assessing Reserve Adequacy (ARA) International Monetary Fund,” kata Bank Nasional Georgia.
Georgia Melanjutkan Pembelian Emas Setelah Akuisisi Sebelumnya pada Maret dan April 2024
Menurut data dari World Gold Council, ini menandai pertama kalinya Georgia menambah cadangan emas sejak Maret dan April 2024, ketika bank sentral membeli masing-masing 4,7 ton dan 2,5 ton. NBG mengonfirmasi bahwa pembelian emas ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan cadangan internasional jangka panjangnya, dengan diversifikasi yang dimaksudkan untuk mengantisipasi risiko geopolitik dan inflasi.
Bank Sentral Sebut Ketegangan Geopolitik dan Perlindungan dari Inflasi sebagai Pendorong Pembelian
Bank Nasional Georgia menyatakan pihaknya memperkirakan permintaan dari sektor resmi akan terus mendukung pasar emas. “Penting, permintaan bank sentral memiliki sensitivitas harga yang rendah, yang terutama mendukung stabilitas harga lantai emas. Konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, gesekan perdagangan AS-Tiongkok, dan konflik AS-Iran yang dimulai pada Februari 2026 secara kolektif telah memperkuat premi risiko struktural dalam penetapan harga emas, sehingga meningkatkan nilai jangka panjangnya sebagai aset safe-haven,” kata bank sentral.
FAQ
Apa yang dibeli Bank Nasional Georgia pada Rabu?
Bank Nasional Georgia mengumumkan bahwa pihaknya membeli emas fisik senilai $100 juta, sehingga porsi emas moneter dalam cadangan internasionalnya menjadi 15,5% dan total cadangannya mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $7,0 miliar.
Kapan Georgia terakhir menambah cadangan emas sebelum pembelian ini?
Menurut data World Gold Council, Georgia terakhir menambah cadangan emas pada Maret dan April 2024, dengan pembelian masing-masing 4,7 ton dan 2,5 ton pada bulan-bulan tersebut.
Mengapa Bank Nasional Georgia membeli emas?
NBG menyatakan pembelian tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan cadangan internasional jangka panjangnya, yang bertujuan mendiversifikasi cadangan resmi guna mengantisipasi risiko geopolitik dan inflasi, dengan bank berharap permintaan bank sentral akan terus mendukung stabilitas pasar emas.