ParaTaxis Ethereum, perusahaan treasury ETH yang terdaftar di KOSDAQ, mengumumkan pada tanggal 26 bahwa pihaknya membeli tambahan 310 ETH pada tanggal 22, sehingga total kepemilikan menjadi 9.001 dari sebelumnya 8.691. Menurut perusahaan, langkah ini menempatkannya sebagai pemegang ETH terbesar di antara perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Asia, dan peringkat ke-13 secara global berdasarkan data CoinGecko. Akuisisi dilakukan saat lingkungan regulasi untuk aset digital berubah di AS dan Korea, dengan perusahaan menyebut potensi adanya kejelasan mengenai klasifikasi aset sebagai salah satu faktor.
Kepemilikan ETH dan Klasifikasi Aset
ParaTaxis Ethereum memandang ETH bukan sebagai aset investasi sederhana, melainkan infrastruktur inti untuk keuangan terdesentralisasi (DeFi), tokenisasi aset dunia nyata (RWA), dan ekosistem stablecoin. Perusahaan menyatakan bahwa RUU CLARITY baru-baru ini lolos tahap markup Komite Perbankan Senat, dan jika disahkan, ETH serta aset digital utama lainnya kemungkinan akan diklasifikasikan sebagai “komoditas” alih-alih “sekuritas” di bawah kerangka pengawasan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Konteks Regulasi
Di Amerika Serikat, diskusi berkelanjutan untuk membawa aset digital ke pasar yang teregulasi terus berlangsung. Progres RUU CLARITY melalui markup Senat merupakan langkah dalam prosedur legislatif yang dapat mengubah investasi institusional pada aset digital.
Di dalam negeri Korea, pembahasan mengenai Digital Assets Basic Law tengah berlangsung setelah penerapan Digital Assets User Protection Act. ParaTaxis Ethereum menyatakan pihaknya secara proaktif menerapkan standar operasional terkait untuk menyesuaikan perkembangan regulasi baik di dalam negeri maupun secara internasional.
Pendanaan dan Strategi Masa Depan
Perusahaan menjelaskan bahwa akuisisi 310 ETH didanai dengan menggunakan sekitar 2,9% dari aset per akhir 2025. Ke depan, ParaTaxis Ethereum berencana memperluas peluang pembangkitan pendapatan melalui imbal hasil staking ETH dan beragam model pendapatan.
Lee Myung-hun, CEO ParaTaxis Ethereum, mengatakan: “Melalui akuisisi ETH yang berkelanjutan, kami akan semakin memperkuat posisi kami sebagai perusahaan terdaftar terbesar di Asia yang memegang ETH. Kami akan mengidentifikasi beragam peluang untuk menghasilkan pendapatan yang selaras dengan pertumbuhan jaringan Ethereum dan perubahan pasar aset digital, dengan fokus pada memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.”