CEO Galaxy Bersaksi atas Gagalnya Merger BitGo senilai 1,2 Miliar Dolar AS di Pengadilan Delaware

CryptoFrontier
GLXY-3,11%
LUNA-2,39%

Pendiri Galaxy Digital, Mike Novogratz, bersaksi di Pengadilan Chancery Delaware pekan ini dalam sengketa hukum yang sedang berlangsung terkait akuisisi BitGo senilai 1,2 miliar dolar AS yang gagal. BitGo menuntut setidaknya 100 juta dolar AS sebagai ganti rugi, dengan alasan Galaxy gagal melakukan upaya yang wajar untuk menyelesaikan kesepakatan dan menyembunyikan detail penyelidikan regulasi AS. Perkara ini berpusat pada apakah penghentian transaksi oleh Galaxy dapat dibenarkan berdasarkan ketentuan kontrak yang terkait dengan persyaratan kepatuhan finansial.

Asal Mula Merger Gagal Terbesar di Crypto

Galaxy mengumumkan akuisisi pada Mei 2021, menandai merger yang diusulkan terbesar di industri kripto pada saat itu. Berdasarkan ketentuan kesepakatan, CEO BitGo Mike Belshe akan bergabung dengan Galaxy sebagai wakil CEO dan anggota dewan.

Galaxy menghentikan kesepakatan pada Agustus 2022 saat pasar kripto berguncang pascakrisis ekosistem Terra. Perusahaan itu menyebut kegagalan BitGo untuk menyerahkan laporan keuangan yang patuh serta diaudit sebelum batas waktu 31 Juli. Sengketa akuntansi berpusat pada SEC Staff Accounting Bulletin 121 (SAB 121), yang memperkenalkan persyaratan baru bagi perusahaan publik dalam menjaga aset digital.

Kesaksian Novogratz dan Klaim Regulasi

Dalam kesaksiannya, Novogratz menyatakan: "Sepanjang waktu, saya mendorong agar kesepakatan ini bisa selesai." Ia berpendapat bahwa SEC di bawah ketua saat itu, Gary Gensler, membuat persetujuan regulasi secara efektif menjadi mustahil.

Novogratz juga membahas keterlibatan Galaxy dalam perdagangan Luna sebelum keruntuhan Terra, dengan mengatakan: "Anggapan bahwa saya sendirian menciptakan kegilaan ini sama sekali tidak benar."

CEO BitGo Mike Belshe membalas bahwa perusahaannya telah memberikan semua informasi yang dibutuhkan dan menyebut kesepakatan yang gagal itu "sangat merugikan" reputasi BitGo serta prospek bisnisnya.

Poin Sengketa: Biaya Penghentian Senilai 100 Juta Dolar AS

Perkara ini bergantung pada apakah laporan keuangan BitGo mematuhi persyaratan SAB 121 pada batas waktu kontraktual. Galaxy berargumen bahwa ketidakpatuhan memberi mereka jalan keluar yang sah tanpa memicu biaya penghentian senilai 100 juta dolar AS.

BitGo berpendapat bahwa Galaxy telah meninggalkan transaksi secara keliru. Mahkamah Agung Delaware sebelumnya mencatat bahwa SAB 121 mulai berlaku tak lama sebelum batas waktu BitGo, sehingga menambah kompleksitas pada jadwal kepatuhan.

Preseden untuk Kesepakatan Kripto M&A

Persidangan diperkirakan akan berakhir pekan ini, dengan hakim mengeluarkan putusan final terkait apakah Galaxy berutang biaya penghentian. Kasus ini menjadi salah satu sengketa kontrak kripto yang paling banyak dipantau, dengan potensi implikasi bagi cara merger aset digital menangani kontinjensi regulasi.

Selanjutnya

Putusan dari Pengadilan Chancery Delaware diperkirakan keluar dalam beberapa minggu ke depan. Hasilnya dapat memengaruhi bagaimana perjanjian M&A kripto di masa depan menyusun ketentuan persetujuan regulasi dan ketentuan penghentian.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar